Tampilkan postingan dengan label Tabanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tabanan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Mei 2016

Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park

Tabanan - Hallo sahabat WIsata Bali dan Sekitarnya, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Tabanan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Kebun Binatang, Artikel Objek Wisata, Artikel Tabanan, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park
link : Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park

Baca juga


Tabanan

Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park adalah sebuah objek wisata di Tabanan dan juga taman pelestarian dan penangkaran kupu-kupu yang terbesar di Bali serta di Indonesia dan di Asia Tenggara dan sekaligus menjadi salah satu objek wisata taman kupu-kupu Bali yang dipakai untuk edukasi dan penelitian. Mungkin selama ini kita hanya bisa melihat gambar kupu-kupu yang indah saja tanpa pernah menyentuhnya tetapi di Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park ini kita bisa melihat langsung dan bisa menyentuhnnya. Taman Kupu-Kupu Bali (Bali Butterfly Park) adalah selain sebagai tempat konservasi dan edukasi, juga sebagai tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, pelajar serta peneliti. Di Taman Kupu-Kupu Bali ini terdapat ribuan ekor kupu-kupu dari berbagai spesies/jenis yang di tangkar dan dikembangbiakkan, baik yang dilindungi oleh hukum maupun yang tidak dilindungi, disamping itu juga terdapat spesies serangga lainnya yang dilestarikan di Taman Kupu-Kupu Tabanan Bali ini. Kupu-kupu yang sudah dewasa akan dilepas dan diterbangkan ke alam bebas ke habitat aslinya. Bagi anda yang sedang mencari objek wisata di Tabanan yang menarik, maka Taman Kupu-kupu Bali Butterfly Park ini bisa dijadikan pilihan untuk mengisi liburan di Bali

Taman Kupu-kupu - Bali Butterfly Park - Objek Wisata di Tabanan Bali
Foto Kupu-kupu Papilionidae

Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki hutan terluas ketiga serta memiliki kekayaan keanekaragaman hayati kedua di dunia yang memiliki potensi yang sangat besar akan pesona alamnya. Indonesia juga dikenal dengan nama Kingdom of Butterfly karena keanekaragaman jenis/spesies kupu-kupu dan juga serangga yang banyak hidup di alam negeri Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah dengan berbagai macam spesies yang memiliki bentuk dan warna yang indah dan cantik.

Sejarah Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park

Sejarah berdirinya Taman Kupu-kupu Bali (Bali Butterfly Park) Tabanan berawal dari penyelenggaraan Konferensi Kupu-kupu Internasional (International Butterfly Conference) di Ujung Pandang pada tanggal 23-27 Agustus 1993 oleh Departemen Pariwisata Republik Indonesia. Konferensi yang diikuti oleh para ahli kupu-kupu dari dalam dan luar negeri tersebut membahas mengenai kekayaan kupu-kupu yang dimiliki Indonesia serta upaya pengelolaan dan pemanfaatannya secara lestari sekaligus memperkenalkan taman kupu-kupu alami yang berada di Bantimurung Sulawesi Selatan kepada dunia pariwisata agar menjadi contoh bagi pendirian taman-taman kupu lainnya.

Setelah konferensi berakhir, beberapa peserta dalam negeri termasuk dari PT Ikas Amboina berkumpul membahas kembali intisari dari pertemuan tersebut, yaitu pelestarian dan pemanfaatan kupu-kupu melalui aktivitas pariwisata, bagaimana menciptakan replika dari taman kupu-kupu alami seperti yang ada di Bantimurung dan bagaimana cara melestarikan serta memanfaatkan kupu-kupu secara berkelanjutan. Tiga bulan setelah penyelenggaraan konferensi di Ujung Pandang tepatnya 28 November 1993, dibentuklah PT Kupu-kupu Taman Lestari sebagai pengelola dan pendiri taman kupu-kupu yang diberi nama Bali Butterfly Park.

Taman Kupu-kupu Tabanan Bali
Foto dari kristinakomala.blogspot.com

Pembangunan Bali Butterfly Park oleh PT Kupu-kupu Taman Lestari dimulai setelah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat maupun daerah serta dari masyarakat setempat. Setelah hampir tiga tahun membangun, pada tanggal 17 Desember 1996 Bali Butterfly Park dibuka secara resmi sebagai salah satu objek wisata alam dan edukasi, dan diresmikan oleh Ibu Asiawati Oka, Liburan Bali, Panduan Wisata, Tempat Wisata Ketua Tim PKK Propinsi Bali.

Taman Kupu-kupu ini memiliki luas 1 ha, terdiri dari 3.700 m² untuk habitat kupu-kupu dan sisanya 6.300 m² digunakan untuk taman bunga sebagai tanaman dan tumbuhan yang digunakan sebagai makanan dan proses membudidayakan kupu-kupu serta sarana prasarana wisata. Terdapat lima jenis kandang yang digunakan selama proses menangkarkan kupu-kupu, antara lain kandang reproduksi, kandang pemeliharan telur, tempat pemeliharaan larva, kandang kepompong, dan kandang kupu-kupu.

Class Arachnida: Cobalt Blue Tarantula, Scorpion, Celenocosmia javanensis - Taman kupu-kupu Bali Butterfly park

Selain kupu-kupu yang dilestarikan di tempat wisata Bali Butterfly Park, juga terdapat berbagai macam serangga seperti Cobalt Blue Tarantula, Scorpion, Celenocosmia javanensis, dll.

Jenis/Spesies Kupu-kupu di Taman Kupu-kupu Tabanan Bali

Dari hasil penelitian (2010) diketahui terdapat 15 jenis/spesies kupu-kupu yang ditangkarkan di Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park, terdiri dari dua famili/keluarga yakni Papilionidae dan Nymphalidae. Dua jenis dari famili Papilionidae adalah termasuk kupu-kupu yang dilindungi yaitu Ornithoptera priamus dan Troides helena.


No.Jenis/SpesiesFamili
1Ornithoptera priamusPapilionidae
2Troides HelenaPapilionidae
3Graphium agamemnonPapilionidae
4Pachliopta aristolochiaePapilionidae
5Papilio demolionPapilionidae
6Papilio helenusPapilionidae
7Papilio memnonPapilionidae
8Papilio peranthusPapilionidae
9Papilio polytesPapilionidae
10Chetosia hypseaNymphalidae
11Doleschalia bisaltideNymphalidae
12Euploea phaenaretaNymphalidae
13Euploea coreNymphalidae
14Moduza procrisNymphalidae
15Vindula dejoneNymphalidae


Spesies/Jenis Kupu-kupu Yang Dilindungi Di Bali Butterfly Park

Dari 15 jenis/spesies kupu-kupu yang ada di Taman Kupu-kupu Bali terdapat 2 jenis kupu-kupu yang dilindungi dari keluarga Papilionidae, yaitu:

1. Ornithoptera priamus

Kupu-kupu Ornithoptera priamus
Ornithoptera priamus: Jantan (kiri), Betina (kanan)

Kupu-kupu jenis Ornithoptera priamus dari keluarga Papilionidae memiliki panjang sayap 70 mm, kupu-kupu jantan berwarna hijau, memiliki warna hitam dengan bentuk hampir lonjong pada bagian discal sayap depan yang dikelilingi oleh warna hijau pada bagian depan dan belakangnya, memiliki pola warna hitam di sepanjang tepi sayap. Sayap belakang berwarna hijau dengan tepi sayap berwarna hitam. Kupu-kupu Betina berwarna hitam dengan garis putih pada sayap depan dan pola warna putih pada sayap bagian belakang. Pada masing-masing sayap belakang terdapat empat titik hitam.

2. Troides helena

Kupu-kupu Troides helena
Troides helena: Jantan (kiri), Betina (kanan)

Kupu-kupu jenis Troides helena memiliki panjang sayap 70 mm, sayap depan berwarna coklat tua kehitaman, memiliki sisik-sisik halus berwarna kuning yang tersusun membentuk garis. Pada kupu-kupu jantan bagian apical sayap berwarna hitam dan di bagian tornus terdapat titik hitam yang terpisah. Sayap belakang berwarna kuning emas dengan vena berwarna hitam. Pada kupu-kupu betina bagian tornus sayap atas berwarna hitam, memiliki titik yang berbaris pada bagian submarginal.

Pariwisata Taman Kupu-kupu Bali

Objek wisata Taman Kupu-kupu Tabanan Bali adalah salah satu taman kupu-kupu yang terbesar sehingga membuat tempat ini banyak dikunjungi oleh wisatawan maupun pelajar. Tempat wisata Taman Kupu-kupu Bali Butterfly Park ini juga telah didukung oleh fasilitas wisata yang memadai, dilengkapi dengan museum kupu-kupu yang memamerkan koleksi berbagai macam jenis kupu-kupu disertai galeri aneka kerajinan/souvenir yang terbuat dari bermacam-macam serangga seperti: Framing Butterfly (Bingkai Kupu-kupu), Framing Beetle (Bingkai Kumbang), gantungan kunci yang terbuat dari serangga, selipan pembatas buku, paper weight (penindih kertas) terbuat dari fiber bening berisi kupu-kupu, lukisan dari sayap kupu-kupu, dll.

Kerajinan dari serangga Kupu-kupu di Bali Butterfly Park
Souvenir dari kupu-kupu

Untuk pengunjung dari masyarakat Bali sendiri banyak datang berkunjung pada hari libur bersama keluarga, dan umumnya mereka juga ingin melihat langsung Kupu-kupu Barong atau Kupu-kupu Gajah (Attacus atlas), kalau di Bahasa Inggris disebut Atlas moth yang sekarang keberadaannya di pulau Bali sudah langka dan sulit untuk ditemukan.

Biasanya wisatawan akan mengunjungi obyek wisata Taman Kupu-kupu Bali ini setelah mereka mengunjungi Museum Subak ataupun sebelum mengunjungi objek wisata sawah jatiluwih ataupun Pura Luhur Batukaru, karena untuk mencapai lokasinya adalah satu arah dengan jalan ke obyek wisata Jatiluwih, Permandian air panas, dan Pura Batukaru. Bagi yang belum pernah mengunjungi Taman Kupu-kupu Bali, ayo liburan kunjungi Bali Butterfly Park bersama keluarga atau orang terdekat anda! See The Mystery of Nature!

Lokasi Taman Kupu-kupu Tabanan Bali

Lokasi Taman Kupu-kupu Bali Butterfly Park terletak di Jalan Batukaru, Br.Sandan Lebah Kel.Sesandan, Wanasari, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan - Bali Indonesia. Jarak tempuh dari kota Denpasar adalah sekitar 28,4 km atau kurang lebih 1 jam perjalanan.

Taman Kupu-kupu - Bali Butterfly Park
AlamatJl.Batukaru, Br.Sandan Lebah, Kel.Sesandan, Tabanan
Bali - Indonesia
Telepon(+62) (361) 894 0595
(+62) (361) 894 0596
Fax(+62) (361) 894 0594
Emailinfo@balibutterflypark.com
balibutterflyzoo@gmail.com
Websitebalibutterflypark.com
Jam BukaSetiap Hari
08.00 pagi - 17.00 sore
Masuk Terakhir16.30 sore


Peta Taman Kupu-kupu Bali Butterfly Park Tabanan

Peta lokasi Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park oleh Google Maps



Referensi:
- repository.ipb.ac.id
- balibutterflypark.com
Permalink: Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park | Bali Glory

Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park adalah sebuah objek wisata di Tabanan dan juga taman pelestarian dan penangkaran kupu-kupu yang terbesar di Bali serta di Indonesia dan di Asia Tenggara dan sekaligus menjadi salah satu objek wisata taman kupu-kupu Bali yang dipakai untuk edukasi dan penelitian. Mungkin selama ini kita hanya bisa melihat gambar kupu-kupu yang indah saja tanpa pernah menyentuhnya tetapi di Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park ini kita bisa melihat langsung dan bisa menyentuhnnya. Taman Kupu-Kupu Bali (Bali Butterfly Park) adalah selain sebagai tempat konservasi dan edukasi, juga sebagai tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, pelajar serta peneliti. Di Taman Kupu-Kupu Bali ini terdapat ribuan ekor kupu-kupu dari berbagai spesies/jenis yang di tangkar dan dikembangbiakkan, baik yang dilindungi oleh hukum maupun yang tidak dilindungi, disamping itu juga terdapat spesies serangga lainnya yang dilestarikan di Taman Kupu-Kupu Tabanan Bali ini. Kupu-kupu yang sudah dewasa akan dilepas dan diterbangkan ke alam bebas ke habitat aslinya. Bagi anda yang sedang mencari objek wisata di Tabanan yang menarik, maka Taman Kupu-kupu Bali Butterfly Park ini bisa dijadikan pilihan untuk mengisi liburan di Bali

Taman Kupu-kupu - Bali Butterfly Park - Objek Wisata di Tabanan Bali
Foto Kupu-kupu Papilionidae

Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki hutan terluas ketiga serta memiliki kekayaan keanekaragaman hayati kedua di dunia yang memiliki potensi yang sangat besar akan pesona alamnya. Indonesia juga dikenal dengan nama Kingdom of Butterfly karena keanekaragaman jenis/spesies kupu-kupu dan juga serangga yang banyak hidup di alam negeri Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah dengan berbagai macam spesies yang memiliki bentuk dan warna yang indah dan cantik.

Sejarah Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park

Sejarah berdirinya Taman Kupu-kupu Bali (Bali Butterfly Park) Tabanan berawal dari penyelenggaraan Konferensi Kupu-kupu Internasional (International Butterfly Conference) di Ujung Pandang pada tanggal 23-27 Agustus 1993 oleh Departemen Pariwisata Republik Indonesia. Konferensi yang diikuti oleh para ahli kupu-kupu dari dalam dan luar negeri tersebut membahas mengenai kekayaan kupu-kupu yang dimiliki Indonesia serta upaya pengelolaan dan pemanfaatannya secara lestari sekaligus memperkenalkan taman kupu-kupu alami yang berada di Bantimurung Sulawesi Selatan kepada dunia pariwisata agar menjadi contoh bagi pendirian taman-taman kupu lainnya.

Setelah konferensi berakhir, beberapa peserta dalam negeri termasuk dari PT Ikas Amboina berkumpul membahas kembali intisari dari pertemuan tersebut, yaitu pelestarian dan pemanfaatan kupu-kupu melalui aktivitas pariwisata, bagaimana menciptakan replika dari taman kupu-kupu alami seperti yang ada di Bantimurung dan bagaimana cara melestarikan serta memanfaatkan kupu-kupu secara berkelanjutan. Tiga bulan setelah penyelenggaraan konferensi di Ujung Pandang tepatnya 28 November 1993, dibentuklah PT Kupu-kupu Taman Lestari sebagai pengelola dan pendiri taman kupu-kupu yang diberi nama Bali Butterfly Park.

Taman Kupu-kupu Tabanan Bali
Foto dari kristinakomala.blogspot.com

Pembangunan Bali Butterfly Park oleh PT Kupu-kupu Taman Lestari dimulai setelah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat maupun daerah serta dari masyarakat setempat. Setelah hampir tiga tahun membangun, pada tanggal 17 Desember 1996 Bali Butterfly Park dibuka secara resmi sebagai salah satu objek wisata alam dan edukasi, dan diresmikan oleh Ibu Asiawati Oka, Liburan Bali, Panduan Wisata, Tempat Wisata Ketua Tim PKK Propinsi Bali.

Taman Kupu-kupu ini memiliki luas 1 ha, terdiri dari 3.700 m² untuk habitat kupu-kupu dan sisanya 6.300 m² digunakan untuk taman bunga sebagai tanaman dan tumbuhan yang digunakan sebagai makanan dan proses membudidayakan kupu-kupu serta sarana prasarana wisata. Terdapat lima jenis kandang yang digunakan selama proses menangkarkan kupu-kupu, antara lain kandang reproduksi, kandang pemeliharan telur, tempat pemeliharaan larva, kandang kepompong, dan kandang kupu-kupu.

Class Arachnida: Cobalt Blue Tarantula, Scorpion, Celenocosmia javanensis - Taman kupu-kupu Bali Butterfly park

Selain kupu-kupu yang dilestarikan di tempat wisata Bali Butterfly Park, juga terdapat berbagai macam serangga seperti Cobalt Blue Tarantula, Scorpion, Celenocosmia javanensis, dll.

Jenis/Spesies Kupu-kupu di Taman Kupu-kupu Tabanan Bali

Dari hasil penelitian (2010) diketahui terdapat 15 jenis/spesies kupu-kupu yang ditangkarkan di Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park, terdiri dari dua famili/keluarga yakni Papilionidae dan Nymphalidae. Dua jenis dari famili Papilionidae adalah termasuk kupu-kupu yang dilindungi yaitu Ornithoptera priamus dan Troides helena.


No.Jenis/SpesiesFamili
1Ornithoptera priamusPapilionidae
2Troides HelenaPapilionidae
3Graphium agamemnonPapilionidae
4Pachliopta aristolochiaePapilionidae
5Papilio demolionPapilionidae
6Papilio helenusPapilionidae
7Papilio memnonPapilionidae
8Papilio peranthusPapilionidae
9Papilio polytesPapilionidae
10Chetosia hypseaNymphalidae
11Doleschalia bisaltideNymphalidae
12Euploea phaenaretaNymphalidae
13Euploea coreNymphalidae
14Moduza procrisNymphalidae
15Vindula dejoneNymphalidae


Spesies/Jenis Kupu-kupu Yang Dilindungi Di Bali Butterfly Park

Dari 15 jenis/spesies kupu-kupu yang ada di Taman Kupu-kupu Bali terdapat 2 jenis kupu-kupu yang dilindungi dari keluarga Papilionidae, yaitu:

1. Ornithoptera priamus

Kupu-kupu Ornithoptera priamus
Ornithoptera priamus: Jantan (kiri), Betina (kanan)

Kupu-kupu jenis Ornithoptera priamus dari keluarga Papilionidae memiliki panjang sayap 70 mm, kupu-kupu jantan berwarna hijau, memiliki warna hitam dengan bentuk hampir lonjong pada bagian discal sayap depan yang dikelilingi oleh warna hijau pada bagian depan dan belakangnya, memiliki pola warna hitam di sepanjang tepi sayap. Sayap belakang berwarna hijau dengan tepi sayap berwarna hitam. Kupu-kupu Betina berwarna hitam dengan garis putih pada sayap depan dan pola warna putih pada sayap bagian belakang. Pada masing-masing sayap belakang terdapat empat titik hitam.

2. Troides helena

Kupu-kupu Troides helena
Troides helena: Jantan (kiri), Betina (kanan)

Kupu-kupu jenis Troides helena memiliki panjang sayap 70 mm, sayap depan berwarna coklat tua kehitaman, memiliki sisik-sisik halus berwarna kuning yang tersusun membentuk garis. Pada kupu-kupu jantan bagian apical sayap berwarna hitam dan di bagian tornus terdapat titik hitam yang terpisah. Sayap belakang berwarna kuning emas dengan vena berwarna hitam. Pada kupu-kupu betina bagian tornus sayap atas berwarna hitam, memiliki titik yang berbaris pada bagian submarginal.

Pariwisata Taman Kupu-kupu Bali

Objek wisata Taman Kupu-kupu Tabanan Bali adalah salah satu taman kupu-kupu yang terbesar sehingga membuat tempat ini banyak dikunjungi oleh wisatawan maupun pelajar. Tempat wisata Taman Kupu-kupu Bali Butterfly Park ini juga telah didukung oleh fasilitas wisata yang memadai, dilengkapi dengan museum kupu-kupu yang memamerkan koleksi berbagai macam jenis kupu-kupu disertai galeri aneka kerajinan/souvenir yang terbuat dari bermacam-macam serangga seperti: Framing Butterfly (Bingkai Kupu-kupu), Framing Beetle (Bingkai Kumbang), gantungan kunci yang terbuat dari serangga, selipan pembatas buku, paper weight (penindih kertas) terbuat dari fiber bening berisi kupu-kupu, lukisan dari sayap kupu-kupu, dll.

Kerajinan dari serangga Kupu-kupu di Bali Butterfly Park
Souvenir dari kupu-kupu

Untuk pengunjung dari masyarakat Bali sendiri banyak datang berkunjung pada hari libur bersama keluarga, dan umumnya mereka juga ingin melihat langsung Kupu-kupu Barong atau Kupu-kupu Gajah (Attacus atlas), kalau di Bahasa Inggris disebut Atlas moth yang sekarang keberadaannya di pulau Bali sudah langka dan sulit untuk ditemukan.

Biasanya wisatawan akan mengunjungi obyek wisata Taman Kupu-kupu Bali ini setelah mereka mengunjungi Museum Subak ataupun sebelum mengunjungi objek wisata sawah jatiluwih ataupun Pura Luhur Batukaru, karena untuk mencapai lokasinya adalah satu arah dengan jalan ke obyek wisata Jatiluwih, Permandian air panas, dan Pura Batukaru. Bagi yang belum pernah mengunjungi Taman Kupu-kupu Bali, ayo liburan kunjungi Bali Butterfly Park bersama keluarga atau orang terdekat anda! See The Mystery of Nature!

Lokasi Taman Kupu-kupu Tabanan Bali

Lokasi Taman Kupu-kupu Bali Butterfly Park terletak di Jalan Batukaru, Br.Sandan Lebah Kel.Sesandan, Wanasari, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan - Bali Indonesia. Jarak tempuh dari kota Denpasar adalah sekitar 28,4 km atau kurang lebih 1 jam perjalanan.

Taman Kupu-kupu - Bali Butterfly Park
AlamatJl.Batukaru, Br.Sandan Lebah, Kel.Sesandan, Tabanan
Bali - Indonesia
Telepon(+62) (361) 894 0595
(+62) (361) 894 0596
Fax(+62) (361) 894 0594
Emailinfo@balibutterflypark.com
balibutterflyzoo@gmail.com
Websitebalibutterflypark.com
Jam BukaSetiap Hari
08.00 pagi - 17.00 sore
Masuk Terakhir16.30 sore


Peta Taman Kupu-kupu Bali Butterfly Park Tabanan

Peta lokasi Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park oleh Google Maps



Referensi:
- repository.ipb.ac.id
- balibutterflypark.com
Permalink: Taman Kupu-kupu Tabanan Bali Butterfly Park | Bali Glory

Kamis, 28 April 2016

Museum Subak: Koleksi Pertanian & Irigasi Tradisional Bali

Tabanan - Hallo sahabat WIsata Bali dan Sekitarnya, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Tabanan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Museum, Artikel Objek Wisata, Artikel Tabanan, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Museum Subak: Koleksi Pertanian & Irigasi Tradisional Bali
link : Museum Subak: Koleksi Pertanian & Irigasi Tradisional Bali

Baca juga


Tabanan

Museum Subak adalah sebuah museum yang memamerkan tentang koleksi alat-alat pertanian tradisional yang dipakai dalam bertani dan sistem pengairan/irigasi tradisional Bali yang disebut dengan Subak. Museum Subak juga merupakan salah satu tujuan wisata untuk study tour yang banyak dikunjungi oleh para pelajar ataupun wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara di pusat wilayah Tabanan. Museum Subak Sanggulan Tabanan terletak di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali Indonesia. Jarak tempuh dari Kota Denpasar kurang lebih 21 KM atau sekitar 47 menit.

Museum Subak: Koleksi Pertanian & Irigasi Tradisional Bali
Museum Subak, Bali

Sejarah Museum Subak

Sejarah berdirinya Museum Subak adalah berawal dari sebuah gagasan yang dicetuskan oleh I Gusti Ketut Kaler pada tanggal 17 Agustus 1975 yang bertujuan untuk melestarikan lembaga adat subak sebagai warisan budaya bangsa yang luhur, dan untuk memperkenalkan bagi generasi muda dan wisatawan tentang sistem irigasi tradisional yang unik yang ada di Bali. I Gusti Ketut Kaler adalah seorang pakar adat dan agama Liburan Bali, Panduan Wisata, Tempat Wisata yang pada waktu itu bekerja di Kanwil Departemen Agama Provinsi Bali.

Gagasan tersebut diwujudkan dalam bentuk "Cagar Budaya Museum Subak " yang kemudian dinamakan "Museum Subak". Museum Subak diresmikan pada tanggal 13 Oktober 1981 oleh Gubernur Bali Prof Dr. Bagus Mantra.

Museum Subak menjadi salah satu objek wisata di Tabanan Bali yang menarik dan banyak dikunjungi oleh pelajar, mahasiswa maupun wisatawan. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan kenapa Museum Subak didirikan/dibangun di wilayah Kabupaten Tabanan Bali, diantaranya adalah:

  1. Tabanan memiliki daerah persawahan yang paling luas di provinsi Bali sehingga sering dijuluki sebagai Lumbung Beras Bali.
  2. Jumlah organisasi subak di Tabanan adalah merupakan yang paling banyak di bandingkan dengan Kabupaten yang lainnya di pulau Bali.

Sistem Pengairan Sawah (Irigasi) Subak

Subak adalah organisasi dari masyarakat petani di Bali yang secara khusus menangani tentang pengaturan atau sistem pengairan sawah/irigasi dengan cara tradisional/konvensional, keberadaan Subak adalah merupakan manifestasi dari konsep/filosofi Tri Hita Karana, Tri Hita Karana berasal dari kata "Tri" yang artinya tiga, "Hita" yang artinya kebahagiaan/kesejahteraan dan "Karana" yang berarti penyebab. Maka dapat diartikan bahwa Tri Hita Karana mempunyai arti“Tiga penyebab terciptanya kebahagiaan dan kesejahteraan”. Pelaksanaannya didalam metode subak yaitu:

  • Parahyangan: hubungan antara manusia dengan Tuhan.
  • Pawongan: hubungan antara manusia dengan sesamanya.
  • Palemahan: hubungan antara manusia dengan alam dan lingkungannya.

Kata "Subak" pertama kali dilihat di dalam prasasti Pandak Bandung yang memiliki angka tahun 1072 M. Kata subak tersebut mengacu kepada sebuah lembaga sosial dan keagamaan yang unik, memiliki pengaturan tersendiri dalam mengatur penggunaan air irigasi untuk pertumbuhan padi.

Persawahan Jatiluwih, Tabanan, Bali - Indonesia
Sawah berundak-undak Jatiluwih, Photo by Komang Gede via Flickr

Implementasi dari sistem pengairan Subak ini bisa dilihat hampir di seluruh persawahan yang ada di bali, dan yang paling banyak dikunjungi adalah di objek wisata sawah terasering/berundak-undak Jatiluwih karena merupakan bagian dari Lanskap Subak Catur Angga Batukaru (salah satu situs di Bali yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia).
Baca selengkapnya tentang Subak: Sistem Pengairan Sawah (irigasi) Tradisional Bali

Tata Letak Museum Subak

Museum Subak Bali dibagi menjadi dua bagian yang terpisah,yaitu komplek museum Induk/tertutup dan komplek museum terbuka. Pada bagian museum tertutup/induk terdiri dua gedung/bangunan utama yang mempunyai fungsi sebagai pusat informasi dan gedung pameran serta ruang audio-visual, ruang belajar, perpustakaan, kantor dan miniatur sistem irigasi subak. Sedangkan museum yang terbuka ialah berupa hamparan sawah dengan sistem pengairan subak.

Pada kedua bangunan utama tersebut pengunjung bisa melihat, mengenal dan mempelajari segala hal yang berkaitan dengan pertanian dan peralatan tradisional yang biasa di gunakan di dalam pertanian di Bali seperti alat pemotong dan penumbuk padi, alat pembajak sawah, dll. Serta disini pengunjung mendapatkan informasi yang lengkap tentang bagaimana sistem irigasi Subak serta proses pengolahan sawah dari awal sampai akhir. Seperti cara membuka lahan sawah, membagi air, membuat terowongan air, mengukur saluran air serta lengkap dengan proses upacara ritual keagamaannya.

Koleksi peralatan pertanian museum subak, Bali
Peralatan Pertanian Tradisional Bali

Jam Buka dan Tutup Museum Subak

Museum Subak mempunyai jadwal buka setiap hari Senin - Kamis & Sabtu dari jam 7:30 pagi sampai jam 16:30 sore, dan hari Jumat buka dari pukul 7:30 pagi sampai pukul 13:00 siang. Sedangkan hari Minggu dan hari libur Museum Subak tutup. Bagi anda yang sedang liburan di Bali dan ingin mengunjungi Museum Subak silahkan lihat jadwal buka dan tutup diatas.

Para pelajar mengunjungi museum subak, bali
Siswa-siswa mengunjungi Museum Subak, Foto oleh kebudayaan.kemdikbud.go.id

Lokasi dan Peta Museum Subak

Lokasi Museum Subak terletak di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali Indonesia. Jarak tempuh dari Kota Denpasar sekitar 21 KM atau sekitar 47 menit dengan mobil.

Alamat & No. Telp Museum Subak

  • Alamat: Jl. Gatot Subroto II, Banjar Anyar, Kec. Kediri, Kabupaten Tabanan 82123 Bali - Indonesia
  • No. Telp: (0361) 810315 - Fax. (0361) 811602

Peta Museum Subak
Peta lokasi Museum Subak Tabanan oleh Google Maps



Referensi:
- asosiasimuseumindonesia.org
- www.yellowpages.co.id
Permalink: Museum Subak: Koleksi Pertanian & Irigasi Tradisional Bali | Bali Glory

Museum Subak adalah sebuah museum yang memamerkan tentang koleksi alat-alat pertanian tradisional yang dipakai dalam bertani dan sistem pengairan/irigasi tradisional Bali yang disebut dengan Subak. Museum Subak juga merupakan salah satu tujuan wisata untuk study tour yang banyak dikunjungi oleh para pelajar ataupun wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara di pusat wilayah Tabanan. Museum Subak Sanggulan Tabanan terletak di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali Indonesia. Jarak tempuh dari Kota Denpasar kurang lebih 21 KM atau sekitar 47 menit.

Museum Subak: Koleksi Pertanian & Irigasi Tradisional Bali
Museum Subak, Bali

Sejarah Museum Subak

Sejarah berdirinya Museum Subak adalah berawal dari sebuah gagasan yang dicetuskan oleh I Gusti Ketut Kaler pada tanggal 17 Agustus 1975 yang bertujuan untuk melestarikan lembaga adat subak sebagai warisan budaya bangsa yang luhur, dan untuk memperkenalkan bagi generasi muda dan wisatawan tentang sistem irigasi tradisional yang unik yang ada di Bali. I Gusti Ketut Kaler adalah seorang pakar adat dan agama Liburan Bali, Panduan Wisata, Tempat Wisata yang pada waktu itu bekerja di Kanwil Departemen Agama Provinsi Bali.

Gagasan tersebut diwujudkan dalam bentuk "Cagar Budaya Museum Subak " yang kemudian dinamakan "Museum Subak". Museum Subak diresmikan pada tanggal 13 Oktober 1981 oleh Gubernur Bali Prof Dr. Bagus Mantra.

Museum Subak menjadi salah satu objek wisata di Tabanan Bali yang menarik dan banyak dikunjungi oleh pelajar, mahasiswa maupun wisatawan. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan kenapa Museum Subak didirikan/dibangun di wilayah Kabupaten Tabanan Bali, diantaranya adalah:

  1. Tabanan memiliki daerah persawahan yang paling luas di provinsi Bali sehingga sering dijuluki sebagai Lumbung Beras Bali.
  2. Jumlah organisasi subak di Tabanan adalah merupakan yang paling banyak di bandingkan dengan Kabupaten yang lainnya di pulau Bali.

Sistem Pengairan Sawah (Irigasi) Subak

Subak adalah organisasi dari masyarakat petani di Bali yang secara khusus menangani tentang pengaturan atau sistem pengairan sawah/irigasi dengan cara tradisional/konvensional, keberadaan Subak adalah merupakan manifestasi dari konsep/filosofi Tri Hita Karana, Tri Hita Karana berasal dari kata "Tri" yang artinya tiga, "Hita" yang artinya kebahagiaan/kesejahteraan dan "Karana" yang berarti penyebab. Maka dapat diartikan bahwa Tri Hita Karana mempunyai arti“Tiga penyebab terciptanya kebahagiaan dan kesejahteraan”. Pelaksanaannya didalam metode subak yaitu:

  • Parahyangan: hubungan antara manusia dengan Tuhan.
  • Pawongan: hubungan antara manusia dengan sesamanya.
  • Palemahan: hubungan antara manusia dengan alam dan lingkungannya.

Kata "Subak" pertama kali dilihat di dalam prasasti Pandak Bandung yang memiliki angka tahun 1072 M. Kata subak tersebut mengacu kepada sebuah lembaga sosial dan keagamaan yang unik, memiliki pengaturan tersendiri dalam mengatur penggunaan air irigasi untuk pertumbuhan padi.

Persawahan Jatiluwih, Tabanan, Bali - Indonesia
Sawah berundak-undak Jatiluwih, Photo by Komang Gede via Flickr

Implementasi dari sistem pengairan Subak ini bisa dilihat hampir di seluruh persawahan yang ada di bali, dan yang paling banyak dikunjungi adalah di objek wisata sawah terasering/berundak-undak Jatiluwih karena merupakan bagian dari Lanskap Subak Catur Angga Batukaru (salah satu situs di Bali yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia).
Baca selengkapnya tentang Subak: Sistem Pengairan Sawah (irigasi) Tradisional Bali

Tata Letak Museum Subak

Museum Subak Bali dibagi menjadi dua bagian yang terpisah,yaitu komplek museum Induk/tertutup dan komplek museum terbuka. Pada bagian museum tertutup/induk terdiri dua gedung/bangunan utama yang mempunyai fungsi sebagai pusat informasi dan gedung pameran serta ruang audio-visual, ruang belajar, perpustakaan, kantor dan miniatur sistem irigasi subak. Sedangkan museum yang terbuka ialah berupa hamparan sawah dengan sistem pengairan subak.

Pada kedua bangunan utama tersebut pengunjung bisa melihat, mengenal dan mempelajari segala hal yang berkaitan dengan pertanian dan peralatan tradisional yang biasa di gunakan di dalam pertanian di Bali seperti alat pemotong dan penumbuk padi, alat pembajak sawah, dll. Serta disini pengunjung mendapatkan informasi yang lengkap tentang bagaimana sistem irigasi Subak serta proses pengolahan sawah dari awal sampai akhir. Seperti cara membuka lahan sawah, membagi air, membuat terowongan air, mengukur saluran air serta lengkap dengan proses upacara ritual keagamaannya.

Koleksi peralatan pertanian museum subak, Bali
Peralatan Pertanian Tradisional Bali

Jam Buka dan Tutup Museum Subak

Museum Subak mempunyai jadwal buka setiap hari Senin - Kamis & Sabtu dari jam 7:30 pagi sampai jam 16:30 sore, dan hari Jumat buka dari pukul 7:30 pagi sampai pukul 13:00 siang. Sedangkan hari Minggu dan hari libur Museum Subak tutup. Bagi anda yang sedang liburan di Bali dan ingin mengunjungi Museum Subak silahkan lihat jadwal buka dan tutup diatas.

Para pelajar mengunjungi museum subak, bali
Siswa-siswa mengunjungi Museum Subak, Foto oleh kebudayaan.kemdikbud.go.id

Lokasi dan Peta Museum Subak

Lokasi Museum Subak terletak di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali Indonesia. Jarak tempuh dari Kota Denpasar sekitar 21 KM atau sekitar 47 menit dengan mobil.

Alamat & No. Telp Museum Subak

  • Alamat: Jl. Gatot Subroto II, Banjar Anyar, Kec. Kediri, Kabupaten Tabanan 82123 Bali - Indonesia
  • No. Telp: (0361) 810315 - Fax. (0361) 811602

Peta Museum Subak
Peta lokasi Museum Subak Tabanan oleh Google Maps



Referensi:
- asosiasimuseumindonesia.org
- www.yellowpages.co.id
Permalink: Museum Subak: Koleksi Pertanian & Irigasi Tradisional Bali | Bali Glory

Minggu, 05 Juli 2015

Kabupaten Tabanan, Bali

Tabanan - Hallo sahabat WIsata Bali dan Sekitarnya, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Tabanan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Bali, Artikel Tabanan, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kabupaten Tabanan, Bali
link : Kabupaten Tabanan, Bali

Baca juga


Tabanan

Tabanan adalah sebuah Kabupaten yang termasuk di wilayah provinsi Bali, Indonesia. Terletak disebelah selatan pulau Bali, kira-kira 35 km disebelah barat dari kota Denpasar. Luas area kabupaten Tabanan adalah 839.33 km² (14.90% dari luas pulau Bali).

Konten
Simbol/Lambang Kabupaten Tabanan
Topografi Tabanan
Bagian Wilayah Kabupaten Tabanan
Tempat Wisata di Tabanan
Peta Tabanan

Tabanan
Jatiluwih, Tabanan - Bali

Simbol/Lambang Kabupaten Tabanan

Tabanan, Bali-IndonesiaLambang/simbol atau logo dari kabupaten Tabanan adalah berbentuk segi lima dengan garis pinggir yang menyimbulkan Pancasila (Landasan filosofi negara Republik Indonesia) yang merupakan landasan dasar yang dijunjung tinggi dan selalu menerangi jiwa rakyatnya. Di dalam bentuk lambang segi lima tersebut ada beberapa simbol yaitu gunung Batukaru dengan warna hitam yang melambangkan kemakmuran dan kekuatan dari rakyat Tabanan dalam semangat dinamis menuju masyarakat yang adil dan makmur, Pura (Monumen) dengan warna putih melambangkan kepahlawanan rakyat Tabanan dalam mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. Padi dan Kapas (beras di sisi kiri dengan warna kuning dan kapas di sisi kanan dengan warna putih) melambangkan makanan dan pakaian yang menjadi kebutuhan dasar sehari-hari, 20 butir beras dan 11 buah kapas/katun melambangkan perang Puputan Margarana pada 20 November 1946 melawan kolonial Belanda di Tabanan. Ada juga kata "Tabanan" yang berarti kabupaten Tabanan itu sendiri, dan ada motto "Sadhu Mawang Anuraga" yang berarti setia dan bijaksana untuk menjalankan kebenaran demi cinta kepada masyarakat. Lambang kabupaten daerah tingkat II Tabanan ini memiliki 4 warna, warna hitam berarti keagungan, warna kuning berarti keluhuran, warna hijau muda berarti kemurnian dan warna putih berarti kesucian.

Topografi Tabanan

Daerah Tabanan BaliSecara geografis kabupaten Tabanan terletak di antara 114° - 54' 52" Bujur Timur dan 8° 14' 30" - 8° 30' 07" Lintang Selatan, topografi Kabupaten Tabanan terletak pada ketinggian 0-2,276 m di atas permukaan laut dengan rincian pada ketinggian 0-500 m di atas permukaan laut merupakan daerah datar dengan kemiringan 2-15%, dan pada ketinggian 500-1000 m di atas permukaan laut adalah derah datar menurun ke daerah miring dengan kemiringan 15-40%. Di daerah yang memiliki kemiringan 2-15% dan 15-40% adalah daerah yang cukup subur di mana petani melakukan kegiatan pertanian untuk memenuhi kebutuhan. Liburan Bali, Akomodasi, Panduan Wisata Di daerah yang memiliki ketinggian lebih dari 1.000 m di atas permukaan laut dan dengan kemiringan 40% keatas adalah daerah berbukit dan curam, total 23.358 hektar atau 28,00% dari luas lahan di Kabupaten Tabanan adalah sawah, sehingga Tabanan dikenal sebagai daerah pertanian atau lumbung beras.

Batas-batas wilayah Kabupaten Tabanan adalah: di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Buleleng yang dibatasi oleh pegunungan seperti Gunung Batukaru (2.276 m), Gunung Sanghyang (2.087 m), Gunung Pohen (2.089 m), di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Badung yang dibatasi oleh sungai Yeh Sungi, sungai Yeh Ukun dan sungai Yeh Penet. Di sebelah selatan berbatasan dengan Samudera Hindia dengan lebar pantai sekitar 37 km, di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Jembrana yang dibatasi oleh sungai Yeh Let.

Bagian Wilayah Kabupaten Tabanan

Kabupaten Tabanan dibagi menjadi 10 Kecamatan, diantaranya adalah:

  1. Baturiti
  2. Kediri
  3. Marga
  4. Kerambitan
  5. Penebel
  6. Pupuan
  7. Tabanan
  8. Selemadeg
  9. Selemadeg Timur
  10. Selemadeg Barat

Tempat Wisata di Tabanan

Tempat wisata di Tabanan, objek wisata menarik

Tabanan juga merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang memiliki tempat wisata yang menarik dan populer di Bali, Ada banyak tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi di Tabanan, dan juga ada banyak hotel, restoran, villa dan akomodasi lainnya yang cocok dan baik digunakan sebagai liburan keluarga atau hanya sekedar sebagai tempat untuk bersantai. Berikut adalah beberapa objek wisata terbaik di Kabupaten Tabanan.

Peta Tabanan

Lokasi dan Peta Tabanan Bali oleh Google Maps

Permalink: Kabupaten Tabanan, Bali | Bali Glory
Referensi : Situs Resmi Kabupaten Daerah Tingkat II Tabanan

Tabanan adalah sebuah Kabupaten yang termasuk di wilayah provinsi Bali, Indonesia. Terletak disebelah selatan pulau Bali, kira-kira 35 km disebelah barat dari kota Denpasar. Luas area kabupaten Tabanan adalah 839.33 km² (14.90% dari luas pulau Bali).

Konten
Simbol/Lambang Kabupaten Tabanan
Topografi Tabanan
Bagian Wilayah Kabupaten Tabanan
Tempat Wisata di Tabanan
Peta Tabanan

Tabanan
Jatiluwih, Tabanan - Bali

Simbol/Lambang Kabupaten Tabanan

Tabanan, Bali-IndonesiaLambang/simbol atau logo dari kabupaten Tabanan adalah berbentuk segi lima dengan garis pinggir yang menyimbulkan Pancasila (Landasan filosofi negara Republik Indonesia) yang merupakan landasan dasar yang dijunjung tinggi dan selalu menerangi jiwa rakyatnya. Di dalam bentuk lambang segi lima tersebut ada beberapa simbol yaitu gunung Batukaru dengan warna hitam yang melambangkan kemakmuran dan kekuatan dari rakyat Tabanan dalam semangat dinamis menuju masyarakat yang adil dan makmur, Pura (Monumen) dengan warna putih melambangkan kepahlawanan rakyat Tabanan dalam mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. Padi dan Kapas (beras di sisi kiri dengan warna kuning dan kapas di sisi kanan dengan warna putih) melambangkan makanan dan pakaian yang menjadi kebutuhan dasar sehari-hari, 20 butir beras dan 11 buah kapas/katun melambangkan perang Puputan Margarana pada 20 November 1946 melawan kolonial Belanda di Tabanan. Ada juga kata "Tabanan" yang berarti kabupaten Tabanan itu sendiri, dan ada motto "Sadhu Mawang Anuraga" yang berarti setia dan bijaksana untuk menjalankan kebenaran demi cinta kepada masyarakat. Lambang kabupaten daerah tingkat II Tabanan ini memiliki 4 warna, warna hitam berarti keagungan, warna kuning berarti keluhuran, warna hijau muda berarti kemurnian dan warna putih berarti kesucian.

Topografi Tabanan

Daerah Tabanan BaliSecara geografis kabupaten Tabanan terletak di antara 114° - 54' 52" Bujur Timur dan 8° 14' 30" - 8° 30' 07" Lintang Selatan, topografi Kabupaten Tabanan terletak pada ketinggian 0-2,276 m di atas permukaan laut dengan rincian pada ketinggian 0-500 m di atas permukaan laut merupakan daerah datar dengan kemiringan 2-15%, dan pada ketinggian 500-1000 m di atas permukaan laut adalah derah datar menurun ke daerah miring dengan kemiringan 15-40%. Di daerah yang memiliki kemiringan 2-15% dan 15-40% adalah daerah yang cukup subur di mana petani melakukan kegiatan pertanian untuk memenuhi kebutuhan. Liburan Bali, Akomodasi, Panduan Wisata Di daerah yang memiliki ketinggian lebih dari 1.000 m di atas permukaan laut dan dengan kemiringan 40% keatas adalah daerah berbukit dan curam, total 23.358 hektar atau 28,00% dari luas lahan di Kabupaten Tabanan adalah sawah, sehingga Tabanan dikenal sebagai daerah pertanian atau lumbung beras.

Batas-batas wilayah Kabupaten Tabanan adalah: di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Buleleng yang dibatasi oleh pegunungan seperti Gunung Batukaru (2.276 m), Gunung Sanghyang (2.087 m), Gunung Pohen (2.089 m), di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Badung yang dibatasi oleh sungai Yeh Sungi, sungai Yeh Ukun dan sungai Yeh Penet. Di sebelah selatan berbatasan dengan Samudera Hindia dengan lebar pantai sekitar 37 km, di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Jembrana yang dibatasi oleh sungai Yeh Let.

Bagian Wilayah Kabupaten Tabanan

Kabupaten Tabanan dibagi menjadi 10 Kecamatan, diantaranya adalah:

  1. Baturiti
  2. Kediri
  3. Marga
  4. Kerambitan
  5. Penebel
  6. Pupuan
  7. Tabanan
  8. Selemadeg
  9. Selemadeg Timur
  10. Selemadeg Barat

Tempat Wisata di Tabanan

Tempat wisata di Tabanan, objek wisata menarik

Tabanan juga merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang memiliki tempat wisata yang menarik dan populer di Bali, Ada banyak tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi di Tabanan, dan juga ada banyak hotel, restoran, villa dan akomodasi lainnya yang cocok dan baik digunakan sebagai liburan keluarga atau hanya sekedar sebagai tempat untuk bersantai. Berikut adalah beberapa objek wisata terbaik di Kabupaten Tabanan.

Peta Tabanan

Lokasi dan Peta Tabanan Bali oleh Google Maps

Permalink: Kabupaten Tabanan, Bali | Bali Glory
Referensi : Situs Resmi Kabupaten Daerah Tingkat II Tabanan